Do you want join me to get money,please comment this blog

Kamis, 25 Agustus 2011

Warna Persahabatan




Ketika itu, warna-warna sedang bertengkar, menganggap merekalah yang paling hebat.



HIJAU berkata, "Akulah warna terpenting! Aku pertanda kehidupan dan harapan! Aku ada di setiap tumbuhan, yang akan berguna untuk makhluk hidup..”


BIRU menginterupsi, "Kamu hanya berpikir tentang bumi. Lihat langit dan lautan sana. Betapa aku memberikan sebuah kedamaian untuk semua…"


KUNING cekikikan, "Kalian semua serius amat sih? Aku membawa tawa, kesenangan dan kehangatan bagi dunia. Matahari kan berwarna kuning dan itu artinya aku adalah sumber kehidupan dan kesenangan.”


ORANYE menyusul dengan meniupkan trompetnya, "Aku adalah warna kesehatan dan kekuatan. Aku membawa berbagai macam vitamin di wortel, jeruk, papaya, dan masih banyak lagi. Akupun menjadi sangat indah ketika matahari sedang tenggelam. Semua orang kagum karena itu.”


MERAH tidak bisa diam lebih lama dan berteriak, "Aku adalah Pemimpin kalian. Aku adalah darah - darah kehidupan! Aku adalah warna bahaya dan keberanian. Tanpa aku, bumi akan kosong laksana bulan. Aku adalah warna hasrat dan cinta, mawar merah, poinsentia dan bunga poppy." 


UNGU bangkit dan berdiri setinggi-tingginya ia mampu, Ia memang tinggi dan berbicara dengan keangkuhan. "Aku adalah warna kerajaan dan kekuasaan. Raja dan para pemimpin  memilih aku sebagai pertanda otoritas dan kebijaksanaan. Tidak seorangpun menentangku. Mereka mendengarkan dan menuruti kehendakku."


Akhirnya...


NILA berbicara lebih pelan dari yang lainnya, namun dengan kekuatan niat yang sama, "Pikirkanlah tentang aku. Aku warna diam. Kalian jarang memperhatikan daku, namun tanpaku kalian semua menjadi dangkal. Aku merepresentasikan pemikiran dan refleksi, matahari terbenam dan kedalaman laut. Kalian membutuhkan aku untuk keseimbangan dan kontras.”


Di tengah pertengkaran mereka, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Hujan berbicara:


"Kenapa kalian bertengkar satu sama lain, masing-masing ingin mendominasi yang lain. Tidakkah kalian tahu bahwa kalian masing-masing diciptakan untuk tujuan khusus,
unik dan berbeda? Berpegangan tanganlah dan mendekatlah kepadaku!"


Menuruti perintah, warna-warna berpegangan tangan mendekati hujan, yang kemudian berkata:


"Mulai sekarang, setiap kali hujan mengguyur, masing-masing dari kalian akan membusurkan diri sepanjang langit bagai busur warna sebagai pengingat bahwa kalian semua dapat hidup bersama dalam kedamaian. Kalian akan menjadi sebuah pelangi yang indah..”



Persahabatan itu bagaikan pelangi:


Merah bagaikan buah apel, terasa manis di dalamnya.
Orange bagaikan kobaran api yang tak akan pernah padam.
Kuning bagaikan mentari yang menyinari hari-hari kita.
Hijau bagaikan tanaman yang tumbuh subur.
Biru bagaikan air jernih alami.
Ungu bagaikan kuntum bunga yang merekah.
Nila bagaikan mimpi-mimpi yang mengisi kalbu.



^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar